8 Jenis Facebook Ads yang Bisa Dimanfaatkan Untuk Bisnis

jasa pasang iklan facebook

Sejak diluncurkan di tahun 2004 sampai sekarang ini, Facebook memang menjadi salah satu platform yang memiliki banyak jumlah pengguna. Belum lagi, WhatsApp dan Instagram yang sudah diakuisisi oleh Facebook. Menjadikan pemilik akun Facebook bisa mengirimkan cerita atau berbagi foto langsung ke ketiga media social tersebut. Begitu juga sebaliknya. Fitur-fitur dan layanan yang diperbaharui oleh Facebook semakin memanjakan pengguna. Terlebih lagi dengan fitur terbaru yang dihadirkan oleh Facebook, yakni iklan berbayar Facebook Ads. Secara umum, Facebook Ads dapat diartikan sebagai media iklan yang ditujukan pada pengguna Facebook sebagai audience-nya. Siapa saja yang bisa menggunakan media iklan Facebook Ads ini? Golongan mana pun boleh menggunakan media ini. Mulai dari pebisnis online, pemilik layanan jasa, dan lainnya.

Jenis-Jenis Facebook Ads yang Perlu Diketahui

Media yang digunakan untuk beriklan di Facebook sendiri ada banyak. Mulai dari akun Facebook personal yang digunakan untuk membuat akun Business Manager dan akun iklan. Kemudian menyediakan akun Fans Page sebagai media menempatkan iklan. Juga membutuhkan landing page sebagai halaman penawaran. Namun beberapa iklan ada yang tidak masuk landing page, tetapi masuk ke Instagram atau platform lainnya. Sebelum Anda memulai beriklan di Facebook Ads, ada baiknya untuk mengetahui seluk beluknya terlebih dahulu. Salah satu yang harus diketahui adalah jenis-jenis iklan di Facebook Ads.

Berikut ini beberapa jenis Facebook Ads yang bisa membantu untuk beriklan dan menjangkau calon konsumen pada bisnis.

  1. Facebook Video Ad

Seperti namanya, iklan Facebook ini menggunakan video sebagai media untuk menarik lebih banyak calon pelanggan potensial. Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa video lebih populer untuk kalangan setiap pengunjung Facebook. Lebih dari 50% orang yang berkunjung ke Facebook setiap harinya menonton video setidaknya satu video per hari. Hal tersebut pun meningkat setiap tahunnya apabila terdapat iklan yang menarik. Dalam membuat video iklan yang menarik tentunya harus memperhatikan visual, proporsi warna, dan angle pengambilan produk. Pun Anda juga harus memahami ketentuan iklan Facebook Video lainnya. Yakni dari segi ukuran video. Selain itu dari segi durasi pun juga usahakan jangan terlalu lama. Anda bisa membuat video singkat dan mencakup keseluruhan informasi mengenai produk yang dijual.

  1. Facebook Photo Ad

Kemudian ada iklan Facebook yang menggunakan foto atau postingan gambar. Jenis iklan Facebook yang satu ini merupakan salah satu jenis iklan populer, dimana sampai sekarang banyak digunakan. Ukuran yang digunakan untuk iklan Facebook sendiri adalah 1200×628 pixel. Oleh sebab itulah sebelum beriklan harus bisa menyesuaikan gambar berdasarkan kebutuhan dan apa yang menarik pengunjung. Dalam gambar iklan ini bisa memuat produk, promosi, atau penawaran lainnya. Facebook photo Ad ini tetap membutuhkan yang nama copywriting untuk menarik lebih banyak audience. Oleh sebab itulah, pastikan untuk membuat copywriting yang benar-benar tepat dan menarik.

  1. Facebook Multi-Product Ad

Iklan multi produk ini memungkinkan pengiklan menampilkan beberapa produk dalam satu iklan. Orang yang mendapatkan iklan di beranda bisa menggeser gambar-gambar tersebut. Selain itu di setiap gambar biasanya terdapat lik individu yang menuju ke produk. Jadi membuat pengiklan tidak hanya bisa beriklan satu produk, namun beberapa produk. Selain itu juga pengiklan pun tidak hanya mampu beriklan produk saja. Tetapi juga bisa menawarkan iklan ebook, webinar atau yang lainnya. Untuk membuat iklan ini bisa ke Facebook Daya Editor. Saat membuat iklan multi produk ini harus memperhatikan warna dan visual secara baik. Foto yang diambil akan menciptakan sentimental tersendiri bagi yang mendapatkan iklan ini.

  1. Facebook Local Ad

Untuk iklan ini hanya bekerja apabila bisnis memang memiliki lokasi kantor tetap. Apabila bisnis yang sedang dirintis memang termasuk ke dalam jenis iklan ini, maka akan cocok untuk digunakan. Dengan menggunakan iklan ini maka pemilik bisnis bisa mudah dan cepat dalam mempromosikan bisnis pada sekelompok orang tertentu. Yang mana orang-orang sasaran tersebut berada dalam jangkauan bisnis tersebut. Kampanye iklan ini pun mudah diatur dan membiarkan Anda sebagai pengiklan menjangkau pengguna Facebook berdasar lokasi paling dekat dengan bisnis. Ada beberapa keuntungan yang didapatkan jika memilih menggunakan jenis iklan ini. Yakni bisa mengatur iklan untuk melayani orang dekat lokasi bisnis, bisa memberikan nomor telepon supaya calon customer menghubungi, serta memberikan pengguna mengirim pesan jika memiliki pertanyaan.

  1. Facebook Offer Ad

Merupakan bentuk baru dari iklan Facebook di mana bisnis bisa mempromosikan diskon produk atau layanan. Dengan begitu calon pembeli bisa lebih paham dan mampu meningkatkan penjualan tentunya. Sesuai dengan namanya, iklan ini memang diperuntukkan menawarkan sesuatu kepada audience tertarget. Menggunakan Facebook Offer Ad ini akan mendorong pengguna langsung ke tawaran tersebut, pengguna klaim langsung di Facebook, klik menuju situs web untuk mendapatkan tawaran. Selain itu dengan menggunakan jenis iklan ini maka akan bisa menuju audience yang diinginkan.

  1. Facebook Event Ad

Call To Action (CTA) yang terdapat pada jenis iklan ini biasanya langsung mengarahkan pengguna ke halaman pembelian. Dengan menggunakan iklan ini, maka akan membantu kelompok tertentu untuk menghadiri acara. Iklan akan muncul di News Feed dengan jangkauan audience yang sudah ditargetkan sebelumnya. Acara memang menjadi salah satu bagian penting dari sebuah bisnis. Namun untuk membuat orang-orang menghadiri acara tersebut sangat kecil kemungkinannya dan termasuk rumit. Jadi mempromosikan acara pada audience secara spesifik di Facebook bisa membantu mendorong peserta untuk hadir.

  1. Facebook Retargeting Ad

Adalah salah satu teknik iklan dan diperuntukkan bagi orang yang sudah berkunjung ke website atau mereka yang merupakan kontak dalam daftar lead atau konsumen. Jadi bisa dikatakan jika iklan ini hanya menargetkan orang yang sudah mempunyai ketertarikan dengan yang sudah ditawarkan sebelumnya. Apabila Anda belum menggunakan retargeting ini sebelumnya, maka bisa mulai belajar untuk membuatnya. Secara umum, retargeting dibedakan menjadi dua, yakni pixel based dan list based. Untuk pixel based merupakan cara menampilkan ulang sebuah konten ke pengunjung website. Sedangkan untuk list based bisa bekerja setelah mempunyai informasi kontak seseorang di database.

  1. Facebook Boosted Post

Secara garis besar, Facebook Boost Post adalah cara mempromosikan postingan yang sudah di halaman supaya dilihat target audience yang sudah ditentukan sedari awal. Bisa dikatakan jika cara ini merupakan cara beriklan yang paling mudah. Selain itu cara ini pun juga bisa digunakan pada postingan Instagram. Tanpa harus mempelajari Facebook Ads terlalu jauh, Anda sudah bisa beriklan dengan menggunakan Boosted Post ini. Ketika ingin menggunakan jenis iklan ini, maka ada 3 hal yang bisa diatur. Yakni dari segi target audience, jumlah anggaran, dan waktu penayangan iklan. Bisa dikatakan bahwa boost post masih dianggap sebagai iklan di Facebook, sama halnya seperti Facebook Ads.

 

9 Tips Mudah Membuat Landing Page Menjual

iklan video facebook

Ketika Anda ingin beriklan menggunakan platform media social, misalnya Facebook. Pastinya ada banyak hal penting yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Dimulai dari akun Business Manager, akun iklan, ads copy, ads image, landing page, dan masih banyak lainnya. Salah satu hal penting yang dipakai untuk membuat penawaran iklan menjadi lebih fokus adalah landing page. Landing page merupakan halaman website yang di desain untuk meningkatkan penjualan atau mengumpulkan leads untuk bisnis. Jadi saat Anda membuat iklan PPC, mengirim promosi lewat email marketing, atau posting media social. Anda bisa mengarahkan target audience ke halaman penawaran tersebut. Terdapat dua jenis landing page yang biasa digunakan untuk iklan berbayar Facebook. Yakni lead generation landing page dan click through landing page.

Cara Mudah Membuat Landing Page yang Menarik

Komponen utama dari landing page adalah headline, gambar/video, sub headline, badan/isi/penjelasan, testimonial/social proof, dan CTA (call to action). Untuk menghasilkan landing page dengan konversi tinggi, maka harus bisa mendapatkan nilai baik dari semua komponen utama tersebut. Headline menjadi salah satu kunci luar biasa untuk menarik lebih banyak minat orang yang sudah masuk ke landing page. Umumnya landing page ini bisa dipakai oleh pemilik UKM yang ingin go online, internet marketer/digital marketer, pemilik start-up online, dan masih banyak lainnya.

Bagi Anda yang ingin membuat landing page menarik dan menjual. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dengan baik terlebih dahulu.

  1. Desain Bersih & Rapi

Perlu diketahui dengan baik bahwa tampilan dan struktur halaman website akan memberikan pengaruh pada efektivitas landing page untuk menaikkan konversi. Tujuan utama dibuat landing page adalah untuk memudahkan konversi pengunjung menjadi leads atau pelanggan. Landing page efektif adalah halaman website yang menggunakan warna dan gambar menarik. Oleh sebab itulah, pastikan untuk memadukan warna yang kreatif dan enak dilihat. Proporsi gambar pun juga harus tepat, jangan sampai ada yang terlalu besar atau terlalu kecil.

  1. Minimalis

Landing page yang baik merupakan halaman dengan informasi lengkap dan bisa memotivasi pengunjung berujung konversi. Apabila landing page terlalu banyak informasi, maka hal ini tidak akan efektif untuk konversi. Memang ada banyak orang yang akan membaca landing page panjang dan penuh informasi. Tetapi tidak sedikit orang yang malas membaca sampai akhir. Jadi akan lebih baik jika Anda memberikan informasi yang singkat padat, dan tepat supaya pengunjung tertarik untuk konversi. Beberapa hal yang penting tersebut diantaranya adalah mengenai deskripsi produk, manfaatnya, dan harganya. Jika ada promosi, maka bisa meletakkannya ke dalam landing page.

  1. Mobile Friendly

Menurut riset Google, sebanyak 94% pengguna internet Indonesia mengakses internet lewat perangkat mobile. Dimana mayoritas menggunakan smartphone karena dinilai lebih cepat dan lebih mudah saat mengakses internet. Oleh sebab itulah, Anda harus membuat pertimbangan perilaku konsumen dalam membuat landing page. Landing page yang dibuat harus bisa diakses secara optimal, baik dari perangkat desktop atau perangkat mobile. Juga pastikan untuk membuat kecepatan loading website menjadi baik. Setidaknya landing page haru speed A. Jadi pengunjung tidak akan langsung menutup karena loading lambat.

  1. Memanfaatkan Header Promosi

Seperti yang sudah dikatakan bahwa landing page dimanfaatkan sebagai halaman penawaran. Oleh sebab itulah Anda harus bisa menampilkan penawaran secara jelas dan kuat. Untuk menjerat banyak pengunjung melakukan konversi, maka bisa memanfaatkan headline untuk menunjukkan penawaran. Atau juga bisa memanfaatkan headline untuk menghipnotis banyak pengunjung supaya tertarik dengan produk yang ditawarkan. Headline memang menjadi hal penting ketika membuat landing page. Dalam menuliskan headline ini haruslah viral dan benar-benar membuat banyak orang tertarik dengan produk yang dipromosikan.

  1. Menampilkan Trust Signal

Trust signal tidak bisa diabaikan begitu saja ketika membuat landing page yang menarik dan menjual. Lalu apa sih sebenarnya trust signal itu? Yang termasuk ke dalam trust signal adalah testimoni pelanggan, daftar klien, dan liputan media massa. Menggunakan trust signal bisa menunjukkan kepada pelanggan jika mereka sudah datang ke tempat yang terpercaya dan tepat. Para pengunjung harus diyakinkan jika sudah ada orang lain yang sudah menggunakan layanan atau produk tersebut. Dimana mereka merasa puas dengan produk atau layanan tersebut.

  1. Membuat Beberapa Versi

Anda dapat membuat landing page yang khusus diperuntukkan mendapatkan trafik dari iklan PPC. Untuk pengunjung yang datangnya dari media sosial, bisa dibuatkan landing page khusus. Pengunjung dari sumber lain misalnya email marketing, maka bisa dibuatkan konten berbeda sesuai iklan di masing-masing iklan. Satu produk pun bisa dibuatkan beberapa versi landing page untuk melihat keefektifan dari landing page itu sendiri. Dengan begitu nantinya Anda bisa memilih landing page mana yang tepat.

  1. Form yang Pendek

Saat pengunjung membuka landing page, pastinya ingin mengumpulkan data yang banyak dari pengunjung. Tetapi bukan berarti bisa meminta mereka untuk mengisi form panjang di landing page. Jika banyak kolom form yang harus diisi pengunjung, hal ini akan membuat kecil kemungkinan menyelesaikan data penting. Oleh karena itulah, akan lebih baik jika Anda memberikan form singkat di dalam landing page. Misalnya form yang berisikan nama, alamat email, dan nomor telepon. Dengan form yang singkat tersebut maka ada kemungkinan besar pengunjung akan memberikan data tersebut.

  1. Sama dengan Isi Iklan

Terdapat indikator lain untuk sebuah landing page dianggap efektif. Yakni saat landing page memberikan pesan sama dengan pesan di iklan. Jadi pengunjung nantinya tidak akan merasa dibohongi. Misalnya seseorang mendapatkan iklan serum wajah. Di iklan pastinya terdapat link yang menuju landing page. Nah ketika link landing page di klik, maka yang muncul tentunya harus penawaran serum wajah tersebut. Bukannya penawaran mobil, makanan atau yang lainnya. Di dalam landing page pun pastinya akan dijelaskan mengenai produk secara lebih rinci dan spesifik.

  1. Menjalankan Uji Coba

Supaya bisa tahu apakah landing page yang sudah dibuat ini benar-benar bagus atau tidak adalah menjalankan uji coba. Beberapa hal akan terbukti bagus atau tidak setelah melewati uji coba. Anda bisa mencoba untuk beriklan dengan landing page tersebut selama beberapa waktu. Jika dirasa ada banyak orang yang mengunjungi landing page dan melakukan konversi. Maka bisa dikatakan bahwa landing page tersebut benar-benar bagus dan sukses. Namun jika tidak banyak yang mengunjungi landing page. Ada baiknya untuk melakukan sedikit perombakan supaya hasilnya lebih efektif dan sesuai kebutuhan.

Demikianlah beberapa cara mudah untuk membuat landing page menarik dan bagus supaya menghasilkan konversi. Salah satu hal penting yang harus dipertimbangkan dengan baik saat membuat landing page adalah teknik copywriting. Pastikan bahwa copywriting di dalam landing page sudah pas bahasanya, promosinya memikat dan memiliki headline terbaik.