9 Tips Mudah Membuat Landing Page Menjual

Ketika Anda ingin beriklan menggunakan platform media social, misalnya Facebook. Pastinya ada banyak hal penting yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Dimulai dari akun Business Manager, akun iklan, ads copy, ads image, landing page, dan masih banyak lainnya. Salah satu hal penting yang dipakai untuk membuat penawaran iklan menjadi lebih fokus adalah landing page. Landing page merupakan halaman website yang di desain untuk meningkatkan penjualan atau mengumpulkan leads untuk bisnis. Jadi saat Anda membuat iklan PPC, mengirim promosi lewat email marketing, atau posting media social. Anda bisa mengarahkan target audience ke halaman penawaran tersebut. Terdapat dua jenis landing page yang biasa digunakan untuk iklan berbayar Facebook. Yakni lead generation landing page dan click through landing page.

Cara Mudah Membuat Landing Page yang Menarik

Komponen utama dari landing page adalah headline, gambar/video, sub headline, badan/isi/penjelasan, testimonial/social proof, dan CTA (call to action). Untuk menghasilkan landing page dengan konversi tinggi, maka harus bisa mendapatkan nilai baik dari semua komponen utama tersebut. Headline menjadi salah satu kunci luar biasa untuk menarik lebih banyak minat orang yang sudah masuk ke landing page. Umumnya landing page ini bisa dipakai oleh pemilik UKM yang ingin go online, internet marketer/digital marketer, pemilik start-up online, dan masih banyak lainnya.

Bagi Anda yang ingin membuat landing page menarik dan menjual. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dengan baik terlebih dahulu.

  1. Desain Bersih & Rapi

Perlu diketahui dengan baik bahwa tampilan dan struktur halaman website akan memberikan pengaruh pada efektivitas landing page untuk menaikkan konversi. Tujuan utama dibuat landing page adalah untuk memudahkan konversi pengunjung menjadi leads atau pelanggan. Landing page efektif adalah halaman website yang menggunakan warna dan gambar menarik. Oleh sebab itulah, pastikan untuk memadukan warna yang kreatif dan enak dilihat. Proporsi gambar pun juga harus tepat, jangan sampai ada yang terlalu besar atau terlalu kecil.

  1. Minimalis

Landing page yang baik merupakan halaman dengan informasi lengkap dan bisa memotivasi pengunjung berujung konversi. Apabila landing page terlalu banyak informasi, maka hal ini tidak akan efektif untuk konversi. Memang ada banyak orang yang akan membaca landing page panjang dan penuh informasi. Tetapi tidak sedikit orang yang malas membaca sampai akhir. Jadi akan lebih baik jika Anda memberikan informasi yang singkat padat, dan tepat supaya pengunjung tertarik untuk konversi. Beberapa hal yang penting tersebut diantaranya adalah mengenai deskripsi produk, manfaatnya, dan harganya. Jika ada promosi, maka bisa meletakkannya ke dalam landing page.

  1. Mobile Friendly

Menurut riset Google, sebanyak 94% pengguna internet Indonesia mengakses internet lewat perangkat mobile. Dimana mayoritas menggunakan smartphone karena dinilai lebih cepat dan lebih mudah saat mengakses internet. Oleh sebab itulah, Anda harus membuat pertimbangan perilaku konsumen dalam membuat landing page. Landing page yang dibuat harus bisa diakses secara optimal, baik dari perangkat desktop atau perangkat mobile. Juga pastikan untuk membuat kecepatan loading website menjadi baik. Setidaknya landing page haru speed A. Jadi pengunjung tidak akan langsung menutup karena loading lambat.

  1. Memanfaatkan Header Promosi

Seperti yang sudah dikatakan bahwa landing page dimanfaatkan sebagai halaman penawaran. Oleh sebab itulah Anda harus bisa menampilkan penawaran secara jelas dan kuat. Untuk menjerat banyak pengunjung melakukan konversi, maka bisa memanfaatkan headline untuk menunjukkan penawaran. Atau juga bisa memanfaatkan headline untuk menghipnotis banyak pengunjung supaya tertarik dengan produk yang ditawarkan. Headline memang menjadi hal penting ketika membuat landing page. Dalam menuliskan headline ini haruslah viral dan benar-benar membuat banyak orang tertarik dengan produk yang dipromosikan.

  1. Menampilkan Trust Signal

Trust signal tidak bisa diabaikan begitu saja ketika membuat landing page yang menarik dan menjual. Lalu apa sih sebenarnya trust signal itu? Yang termasuk ke dalam trust signal adalah testimoni pelanggan, daftar klien, dan liputan media massa. Menggunakan trust signal bisa menunjukkan kepada pelanggan jika mereka sudah datang ke tempat yang terpercaya dan tepat. Para pengunjung harus diyakinkan jika sudah ada orang lain yang sudah menggunakan layanan atau produk tersebut. Dimana mereka merasa puas dengan produk atau layanan tersebut.

  1. Membuat Beberapa Versi

Anda dapat membuat landing page yang khusus diperuntukkan mendapatkan trafik dari iklan PPC. Untuk pengunjung yang datangnya dari media sosial, bisa dibuatkan landing page khusus. Pengunjung dari sumber lain misalnya email marketing, maka bisa dibuatkan konten berbeda sesuai iklan di masing-masing iklan. Satu produk pun bisa dibuatkan beberapa versi landing page untuk melihat keefektifan dari landing page itu sendiri. Dengan begitu nantinya Anda bisa memilih landing page mana yang tepat.

  1. Form yang Pendek

Saat pengunjung membuka landing page, pastinya ingin mengumpulkan data yang banyak dari pengunjung. Tetapi bukan berarti bisa meminta mereka untuk mengisi form panjang di landing page. Jika banyak kolom form yang harus diisi pengunjung, hal ini akan membuat kecil kemungkinan menyelesaikan data penting. Oleh karena itulah, akan lebih baik jika Anda memberikan form singkat di dalam landing page. Misalnya form yang berisikan nama, alamat email, dan nomor telepon. Dengan form yang singkat tersebut maka ada kemungkinan besar pengunjung akan memberikan data tersebut.

  1. Sama dengan Isi Iklan

Terdapat indikator lain untuk sebuah landing page dianggap efektif. Yakni saat landing page memberikan pesan sama dengan pesan di iklan. Jadi pengunjung nantinya tidak akan merasa dibohongi. Misalnya seseorang mendapatkan iklan serum wajah. Di iklan pastinya terdapat link yang menuju landing page. Nah ketika link landing page di klik, maka yang muncul tentunya harus penawaran serum wajah tersebut. Bukannya penawaran mobil, makanan atau yang lainnya. Di dalam landing page pun pastinya akan dijelaskan mengenai produk secara lebih rinci dan spesifik.

  1. Menjalankan Uji Coba

Supaya bisa tahu apakah landing page yang sudah dibuat ini benar-benar bagus atau tidak adalah menjalankan uji coba. Beberapa hal akan terbukti bagus atau tidak setelah melewati uji coba. Anda bisa mencoba untuk beriklan dengan landing page tersebut selama beberapa waktu. Jika dirasa ada banyak orang yang mengunjungi landing page dan melakukan konversi. Maka bisa dikatakan bahwa landing page tersebut benar-benar bagus dan sukses. Namun jika tidak banyak yang mengunjungi landing page. Ada baiknya untuk melakukan sedikit perombakan supaya hasilnya lebih efektif dan sesuai kebutuhan.

Demikianlah beberapa cara mudah untuk membuat landing page menarik dan bagus supaya menghasilkan konversi. Salah satu hal penting yang harus dipertimbangkan dengan baik saat membuat landing page adalah teknik copywriting. Pastikan bahwa copywriting di dalam landing page sudah pas bahasanya, promosinya memikat dan memiliki headline terbaik.