Teknik Copywriting untuk Iklan Facebook yang Menjual

Ketika beriklan di Facebook, pastinya kita akan bersinggungan dengan yang namanya copywriting. Dimana copywriting ini merupakan teknik yang dipakai untuk membujuk pembaca mengikuti perintah Anda. Untuk perintah ini sendiri memiliki tujuan menghasilkan konversi. Misalnya membeli, mendaftar atau yang lainnya. Awalnya copywriting hanya dipakai untuk membuat advertorial, sales letter, billboard, dan media pemasaran tertulis lain. Di zaman sekarang ini, copywriting banyak dimanfaatkan untuk menggaet banyak calon konsumen ketika membuat iklan berbayar di platform. Baik itu platform Instagram, Google, YouTube, sampai Facebook.

10 Teknik Copywriting untuk Iklan Facebook Menjual

Pada dasarnya, copywriting untuk iklan adalah permainan kata-kata. Dimana kata per kata disusun menjadi kalimat untuk menimbulkan kesan mendalam dan sesuai dengan kejadian si pembaca. Gaya dan bahasa yang digunakan untuk pembuatan copywriting sendiri bisa berupa naratif, eksploratif & informatif, retoris, sampai argumentasi. Dalam pembuatannya, copywriting tidak boleh dibuat over claim. Jika hal ini dilanggar, maka akan berpengaruh pada akun iklan yang bisa diblokir oleh Facebook atau kejadian lainnya. Oleh sebab itulah, sebelum membuat copywriting, seorang copywriter harus melakukan riset terlebih dahulu.

Nah berikut ini ada beberapa teknik copywriting menjual yang bisa Anda coba terapkan pada iklan Facebook.

  1. Teknik Percakapan

Kegagalan dalam menjual produk sering terjadi karena antara penjual dan pembeli kurang komunikasi. Nah, Anda bisa mencoba untuk berbicara dengan pembeli seolah berhadap-hadapan. Mereka yang lancar dan lihai dalam komunikasi tentunya bisa dengan mudah menarik banyak pembeli. Biarkan percakapan mengalir, informal, alami, berirama, dan jelas. Jangan sampai membuat percakapan terlalu panjang, kompleks, atau intelek.

  1. Teknik Membuat Baper

Untuk teknik yang satu ini diperkenalkan oleh Kusnandar Putra. Dalam pembuatan copywriting ini Anda harus mengabaikan semua teori copywriting yang ada. Ciptakan tulisan apa pun mengenai produk. Bisa berupa testimoni, cerita keseharian, pengetahuan produk atau opini. Jangan lupa untuk menyisipkan nama atau karakter produk yang akan dipasarkan tanpa menyebut Anda sebagai penjual atau sedang menawarkan produk. Buat pembaca merasa terbawa perasaan dan merasakan manfaat.

  1. Teknik Personal Branding

Cara yang satu ini disebut sebagai copywriting iklan yang sangat halus. Dalam banyak teori marketing lewat media blog. Banyak pemilik blog menyarankan untuk mengunggah konten berkala atau sesering mungkin. Tetapi Yaro Starak seorang narablog sukses dari Australia mempunyai pandangan berbeda. Beliau menyarankan untuk tidak memaksakan diri mengunggah konten jika tidak benar-benar senang dengan hasil tulisannya. Akan lebih baik jika membuat konten dengan sepenuh hati dan memastikan bahwa konten tersebut bermanfaat bagi pembaca. Teknik ini bisa meningkatkan kredibilitas Anda mengenai produk yang akan dipasarkan.

  1. Teknik Advertorial

Misalnya Anda hidup di daerah terpencil dan mempunyai bisnis pelatihan online yang bisa dijalankan dimana saja. Nah Anda bisa mencoba untuk menuliskan pengalaman hidup. Terangkan bagaimana tempat tinggal yang terpencil dan hanya berdiam diri, namun tetap harus menghasilkan uang untuk hidup. Uraikan usaha atau langkah apa saja yang diupayakan untuk mendapatkan penghasilan. Jangan lupa untuk menyisipkan iklan pelatihan secara harus pada akhir tulisan.

  1. Teknik Mengistimewakan Pembaca

Banyak orang ingin diperlakukan istimewa, baik dalam interaksi nyata atau virtual. Oleh sebab itulah, buatlah pengunjung merasa istimewa dengan memberikan bonus atau keistimewaan lain. Yang mana hanya bisa didapatkan oleh pengunjung tersebut. Bonus ini bisa berupa produk yang nantinya bisa dipilih dan dimasukkan ke dalam pesanan. Selain itu bonus juga bisa berupa diskon terbatas untuk para calon konsumen terpilih.

  1. Teknik Permainan Kata

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa copywriting sendiri adalah teknik permainan kata. Oleh sebab itulah dalam pembuatan copywriting harus bisa menawan pembaca supaya mereka bisa mengikuti si copywriter. Dalam penjualan ada beberapa kata yang bisa menjadi magnet banyak calon konsumen tertarget. Seperti sekarang, buruan, Anda, mudah, special, cara, rahasia, lebih, dan masih banyak kata magic lainnya.

  1. Teknik AIDCA

Mungkin teknik copywriting yang satu ini terbilang klasik dan masih digunakan sampai sekarang. Namun teknik satu ini memang memiliki banyak pengaruh pada dunia penulisan copywriting. Teknik ini pun diringkas menjadi AIDA. Dimana teknik ini menyarankan untuk membuat urutan penulisan untuk menarik minat konsumen potensial. Attention ini bersifat menggoda & menarik pembaca, Interest digunakan untuk menarik perhatian atau minat, Desire dipakai untuk memengaruhi hasrat, Conviction bisa meyakinkan, dan Action bisa menghasilkan tindakan yang diinginkan dari pembaca.

  1. Teknik 4U

AIDCA atau AIDA memang bukanlah satu-satunya formula copywriting yang bisa diterapkan. Untuk membuat semakin bervariasi, maka Anda bisa menerapkan teknik 4U ini. Yakni urgent, unique, useful, and ultra-specific. Menggunakan teknik ini maka bisa menggaet banyak perhatian jika memuat informasi yang perlu diketahui segera atau membuat informasi bermanfaat dan unik. Apabila informasi yang akan disampaikan tidak terlalu unik. Maka Anda bisa bermain dengan cara penulisan unik. Selanjutnya supaya iklan jadi tepat sasaran, maka pastikan untuk menulis menyesuaikan dengan target pasar yang spesifik.

  1. Teknik 4C

Selain teknik 4U, ada juga teknik 4C dalam pembuatan copywriting yang menjual di Facebook. 4C sendiri akronim dari clear, concise, compelling, credible. Dengan menggunakan teknik ini maka bisa melupakan semua teknik copywriting yang pernah diketahui. Cukup tuliskan iklan dengan jelas (clear), ringkas (concise), dan meyakinkan (compelling). Apabila tiga hal ini ada dalam copywriting, maka iklan bisa diterima dan dipahami oleh target secara lebih mudah. Namun engagement bisa terjadi ketika ketiga hal tersebut disempurnakan degan kredibilitas. Untuk mencapainya, Anda harus memastikan bahwa copywriting autentik dan berisikan dengan informasi yang benar.

  1. Teknik 4P

Kemudian ada teknik 4P untuk membuat copywriting. Teknik ini akan cocok dipakai pada media sosial dengan pemakaian foto atau gambar untuk lebih menarik perhatian. 4P merupakan akronim dari picture, promise, prove, dan push. Picture harus menggunakan foto atau gambar yang tajam dan jelas untuk menarik perhatian pembaca. Promise menerangkan apa yang didapatkan dari produk tersebut. Prove, jangan mengumbar janji namun buktikan dengan pernyataan seperti data atau testimoni. Push, memberikan tekanan bagi pembaca supaya melakukan transaksi. Misalnya memberikan diskon terbatas dengan batas tanggal tertentu.

Demikianlah beberapa teknik yang bisa digunakan untuk membuat copywriting yang menarik dan menghasilkan konversi. Untuk membuat copywriting jadi semakin greget, maka bisa menambahkan beberapa hal. Misalnya menjelaskan dengan logika mengenai nilai guna produk, kinerja atau lainnya. Selain itu buatlah produk memberikan emosi seperti rasa percaya diri, eksklusif dan lainnya. Jangan lupa untuk mengombinasikan dua hal tersebut dan menyisipkan pesan yang bisa mengubah kebiasaan seseorang atau banyak orang. Memang tidak mudah dalam membuat copywriting, namun bukan berarti bisa berhenti di tengah jalan. Jika sudah menemukan teknik yang cocok, maka membuat copywriting bukan lagi hal sulit.